UNIVERSITAS GUNADARMA

Jumat, 30 Desember 2016

SOFTKILL :3.3. Jelaskan Apa itu COSO Dan COBIT

Jelaskan Apa itu COSO Dan COBIT

1.      Pengertian COSO
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission, atau disingkat COSO, adalah suatu inisiatif dari sektor swasta yang dibentuk pada tahun 1985. Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penggelapan laporan keuangan dan membuat rekomendasi untuk mengurangi kejadian tersebut. COSO telah menyusun suatu definisi umum untuk pengendalian, standar, dan kriteria internal yang dapat digunakan perusahaan untuk menilai sistem pengendalian mereka.
COSO disponsori dan didanai oleh 5 asosiasi dan lembaga akuntansi profesional; American Institute of Certified Public Accountants (AICPA), American Accounting Association (AAA), Financial Executives Institute (FEI), The Institute of Internal Auditors (IIA) dan The Institute of Management Accountants (IMA).

2.      Pengertian COBIT
Control Objective for Information and related Technology, disingkat COBIT, adalah suatu panduan standar praktik manajemen teknologi informasi. Standar COBIT dikeluarkan oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA. COBIT 4.1 merupakan versi terbaru.
COBIT memiliki 4 cakupan domain, yaitu :
·        Perencanaan Dan Organisasi (Plan And Organise)
·        Pengadaan Dan Implementasi (Acquire And Implement)
·        Pengantaran Dan Dukungan (Deliver And Support)
·        Pengawasan Dan Evaluasi (Monitor And Evaluate)



3.      Perbandingan Fokus Internal Control antara CoBIT dan COSO
Konsep serta framework yang terkait dengan internal control yang populer saat ini yaitu CoBIT dan COSO terdapat perbedaan dan persamaan di dalamnya.
Hal tersebut ditinjau dari setidaknya 7 (tujuh) elemen yaitu fokus pengguna utama, sudut pandang atas internal control, tujuan yang ingin dicapai dari sebuah internal control, komponen/domain, fokus pengendalian, evaluasi atas internal control, pertanggungjawaban atas sistem pengendalian.

Berikut ini tinjauan perbedaan maupun persamaan dari masing-masing framework:
A.    CoBIT
·        Fokus Pengguna Utama adalah manajemen, operator dan auditor sistem informasi.
·      Sudut pandang atas internal control adalah kesatuan beberapa proses yang terdiri atas kebijakan, prosedur, penerapan serta struktur organisasi.
·       Tujuan yang ingin dicapai dari sebuah internal control adalah pengoperasian sistem yang efektif dan efisien, kerahasiaan, kesatuan dan ketersediaan informasi yang dilengkapi dengan sistem pelaporan keuangan yang handal disesuaikan dengan peraturan yang berlaku.
·  Komponen/domain yang dituju adalah perencanaan dan pengorganisasian, pemaduan dan penerapan, pengawasan atas dukungan serta pendistribusian.
·        Fokus pengendalian dari CoBIT adalah sisi teknologi informasi.
·        Evaluasi atas internal control ditujukan atas seberapa efektif pengendalian tersebut diterapkan dalam periode waktu yang sudah ditetapkan.
·  Pertanggungjawaban atas sistem pengendalian dari CoBIT ditujukan kepada manajemen.
B.     COSO
·        Fokus Pengguna Utama adalah manajemen.
·        Sudut pandang atas internal control adalah kesatuan beberapa proses secara umum.
·       Tujuan yang ingin dicapai dari sebuah internal control adalah pengoperasian sistem yang efektif dan efisien, pelaporan laporan keuangan yang handal serta kesesuaian dengan peraturan yang berlaku.
·      Komponen/domain yang dituju adalah pengendalian atas lingkungan, manajemen resiko, pengawasan serta pengendalian atas aktivitas informasi dan komunikasi.
·        Fokus pengendalian dari eSAC adalah keseluruhan entitas.
·        Evaluasi atas internal control ditujukan atas seberapa efektif pengendalian tersebut diterapkan dalam poin waktu tertentu.
·  Pertanggungjawaban atas sistem pengendalian dari eSAC ditujukan kepada manajemen.
Jika melihat dari hal-hal tersebut maka dapat dilihat adanya persamaan sebagai berikut:
·  Seluruh tujuan dari framework CoBIT dan COSO adalah pengendalian serta pengawasan atas proses dan lingkungan.
·        Pertanggungjawaban ditujukan kepada manajemen.
·        Seluruh sistem pelaporan dan prosedur wajib mengikuti aturan yang berlaku.


Sumber :
http://hira-sinatrya.blogspot.co.id/2012/12/tentang-coso-dan-cobit.html

SOFTSKILL 3.2 HAMBATAN PASIF DAN CONTOHNYA

HAMBATAN PASIF DAN CONTOHNYA

Hambatan Pasif adalah hambatan yang terjadi karena tidak disengaja. Hambatan pasif bisa terjadi karena kesalahan yang dilakukan manusia, kegagalan sistem atau bisa juga karena faktor alam.

Contoh ancaman pasif ;
System yang bermasalah, seperti karena bencana alam. Sistem bermasalah juga karena kegagalan - kegagalan peralatan dan komponen. Berbeda dengan hambatan aktif yang secara sengaja menghambat sistem, hambatan pasif di akibatkan oleh ketidaksengajaan. Hambatan pasif mencakupi system, termasuk gangguan alam, seperti gempa bumi, banjir, kebakaran dan badai. Kesalahan system yang mewakili kegagalan peralatan komponen seperti kelemahan disk, kekurangan tenaga, dan sebagainya. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan pada hambatan pasif yaitu pada perangkat keras dapat dilakukan dengan cara full backup data.




sumber:
http://mariefwicaksono.blogspot.co.id/2015/12/pengertian-hambatan-pasif-dan-contohnya.html

SOFTSKILL 3.1 HAMBATAN AKTIF DAN CONTOHNYA

SOFTSKILL 3.1 HAMBATAN AKTIF DAN CONTOHNYA


Hambatan aktif adalah ancaman eksploitasi yang dilakukan oleh sekelompok orang atau perorangan yang tidak bertanggung jawab dalam penyalahgunaan sistem dengan memanipulasi prosedur yang sudah diatur. Tujuannya yaitu untuk kepuasan dari sang peminta/konsumen dan sang keuntungan sang pelaku pembuatnya. Contohnya seperti penipuan dari komponen/isi data komputer yang sudah dirubah secara semestinya oleh oknum yang tidak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi.


Contoh lain dari hambatan aktif yaitu adalah;

Data Tampering atau Data Diddling
Data Tampering adalah merubah data sebelum, atau selama proses dan sesudah proses dari sistem informasi. Data diubah sebelum diproses yaitu pada waktu data ditangkap didokumen dasar atau pada saat diverifikasi sebelum dimasukkan ke sistem informasi.
Data diubah pada saat proses sistem informasi biasanya dilakukan pada saat dimasukkan ke dalam sistem informasi.
Data diubah setelah proses sistem informasi yaitu dengan mengganti nilai keluarannya. Data diubah dapat diganti, dihapus atau ditambah. Kegiatan data tampering ini biasanya banyak dilakukan oleh orang dalam perusahaan itu sendiri.
Penyelewengan Program
Dengan cara ini, program komputer dimodifikasi untuk maksud kejahatan tertentu. Teknik-teknik yang termasuk dalam kategori ini adalah virus, worm. trojan horse, round down technique, salami slicing, trapdoor, super zapping, logic bomb atau time bomb.
Penetrasi ke Sistem Informasi

– Piggybacking adalah menyadap jalur telekomunikasi dan ikut masuk ke dalam sistem komputer bersama-sama dengan pemakai sistem komputer yang resmi.
– Masquerading atau Impersonation yaitu penetrasi ke sistem komputer dengan memakai identitas dan password dari orang lain yang sah. Identitas dan password ini biasanya diperoleh dari orang dalam.
– Scavenging yaitu penetrasi ke sistem komputer dengan memperoleh identitas dan password dari mencari di dokumen-dokumen perusahaan. Data identitas dan password diperoleh dari beberapa cara mulai dari mencari dokumen di tempat sampah sampai dengan mencarinya di memori-memori komputer.
– Eavesdropping adalah penyadapan informasi di jalur transmisi privat.
Pemanipulasian Masukkan
Dalam banyak kecurangan terhadap komputer, pemanipulasian masukkan merupakan metode yang paling banyak digunakan, mengingat hal ini dapat dilakukan tanpa memerlukan ketrampilan teknis yang tinggi.
Penggantian Program

Pemanipulasian melalui program dapat dilakukan oleh para spesialis teknologi informasi.
Penggantian Berkas Secara Langsung
Pengubahan berkas secara langsung umum dilakukan oleh orang yang punya akses secara langsung terhadap basis data.
Pencurian Data
Pencurian data seringkali dilakukan oleh “orang dalam” untuk dijual.
Salah satu kasus yang terjadi pada Encyclopedia Britanica Company. Perusahaan ini menuduh seorang pegawainya menjual daftar nasabah ke sebuah pengiklan direct mail seharga $3 juta.
Sabotase
Sabotase dapat dilakukan dengan berbagai cara oleh Hacker atau Cracker.
Hacker       : para ahli komputer  yang  memiliki  kekhususan  dalam
menjebol keamanan  sistem  komputer  dengan  tujuan publisitas.
Cracker    : penjebol sistem komputer yang bertujuan untuk melakukan pencurian atau merusak sistem.

Hambatan aktif sendiri dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dalam melakukan sebuah pekerjaan, dan menyalahgunakan prosedur yang ada, dengan mengiming-imingi suatu hal untuk sebuah kepuasan konsumen.

Tiga kategori individu yang bisa menimbulkan serangan ke sistem informasi:
1.Karyawan sistim informasi
2.Para pemakai
3.Pengganggu


Hambatan aktif contohnya penipuan dalam sebuah komponen-komponen dari komputer dan sabotase.


Sumber
https://dewiuwie.wordpress.com/2013/11/22/3-2-hambatan-aktif-dan-contohnya/
http://rnurinaramadhani.blogspot.co.id/2013/01/32-jelaskan-hambatan-aktif-dan-contohnya.html

Minggu, 06 November 2016

2.5 JELASKAN PENGERTIAN DATA FLOW DIAGRAM DAN BERIKAN CONTOH GAMBARNYA

Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi-notasi untuk menggambarkan arus dari data pada suatu sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas. DFD sangat mirip dengan Flowchart.
DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan proses kerja suatu sistem.


Perbedaan DFD dengan Diagam Alur (Flowchart)

  1. Proses pada DFD dapat dioperasikan secara bersamaan.
  2. DFD menunjukkan aliran data pada sistem secara keseluruhan.
  3. Proses pada DFD dapat dijalankan sesuai kondisi tertentu.
Contoh Gambarnya :
level-1 contoh dfd

REFERENSI :
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Data_flow_diagram
  • https://arifashkaf.wordpress.com/2015/11/02/2-5-pengertian-data-flow-diagram-dan-berikan-contoh-gambar-dfd/

2.4 GAMBARKAN SIMBOL SIMBOL TAMBAHAN DAN ARTINYA

Simbol tambahan atau biasa yang disebut Flow Direction Symbol biasa digunakan untuk memperjelas Flowchart atau mempermudah pembuatan flowchart. Berikut adalah simbol-simbol tambahan/flow direction symbols yang biasa digunakan:

      1.      Penghubung Keluar ke atau masuk dari bagian lain flowchart khususnya halaman yang sama

       2.      Anak Panah Merepresentasikan alur kerja                            
  
       3.      Penjelasan Digunakan untuk komentar tambahan  

       4.      Magnetic Disk I/O yang menggunakan disk magnetik
                                                                                                 
      5.      Magnetic Drum I/O yang menggunakan drum magnetik
                                                                                       
      6.      Punched Tape I/O yang menggunakan pita kertas berlubang
                                                                                            
      7.    Communication Link Transmisi data melalui channel komunikasi, seperti telepon




                                     
Sumber :

2.3 GAMBARKAN SIMBOL SIMBOL PEMROSESAN DAN ARTINYA

Menunjukkan jenis operasi pengolahan dalam suatu prosedur
 Symbol Process (Simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan oleh komputer)





Symbol Manual Operation (Simbol yang menunjukkan pengolahan yang tidak dilakukanoleh komputer)



Symbol Decision ( Simbol untuk kondisi yang akan menghasilkan beberapa kemungkinan jawaban / aksi )

 
Symbol Predefined Process ( Simbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan di dalam storage)

 
Symbol Terminal (Simbol untuk permulaan atau akhir dari suatu program)

 
Symbol Off-line Storage (Simbol yang menunjukkan bahwa data di dalam symbol ini akan disimpan)

 

Symbol Manual Input (Simbol untuk pemasukan data secara manual on-line keyboard)

 
Symbol Keying Operation (Simbol operasi dengan menggunakan mesin yang mempunyai keyboard) 






Sumber : 

https://fajarnns.wordpress.com/2013/10/30/2-3-gambarkan-simbol-pemrosesan-dan-artinya/ 

2.2 GAMBARKAN SIMBOL SIMBOL MASUKAN DAN ARTINYA

Symbol input-output (Symbol yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya)



Symbol magnetic-tape unit (Symbol yang menyatakan input berasal pita magnetic atau output disimpan ke pita magnetic)


Symbol punched card (Symbol yang menyatakan input berasal dari kartu atau output ditulis ke kartu)
-

Symbol disk and on-line storage (Symbol untuk menyatakan input berasal dari disk atau output disimpan ke disk)




Symbol display (Symbol yang menyatakan peralatan output yang digunakan yaitu layar, plotter, printer, dan sebagainya)



Symbol dokumen (symbol yang menyatakan input berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau output dicetak ke kertas)




Berbagai Sumber :
http://andreyanto-gunadarma.blogspot.co.id/2012/10/pengenalan-flowchart-flowchart.html
http://ariefmaulana2424.blogspot.co.id/2013/11/simbol-simbol-masukan-dan-artinya.html
http://akbarivai.blogspot.co.id/2013/10/simbol-simbol-pemrosesan-flowchart.html
https://adepuspita28.wordpress.com/2013/10/26/simbol-simbol-tambahan-dan-artinya/